






..KERANA AKU CUMA SEORANG HAMBA YANG HINA DALAM MENGEMIS CINTA~NYA MESKIPUN AKU TAK LAYAK..













Alhamdulillah wa syukrulillah atas kesempatan yang ada ini menjelajah di Bumi Allah.. terus-menerus nikmat itu hadir dalam diri.. Pertama-tama dan selama2nye.. jadilah kita hambaNya yang bersyukur, hamba yang mengenal duduknya diri kita, hamba yang sedar siapa kita tanpaNya.. Allahuakbar..
“Mereka yang mengingati Allah (berzikir) sambil berdiri dan duduk didalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi seraya berkata “Ya Allah tiadalah Engkau menciptakan bumi ini dengan sia-sia. Maha suci Engkau, peliharalah kami dari siksa api neraka” (Ali Imran :191)
Merenung kembali usia yang hampir 22 tahun, satu persatu kenangan semalam hadir, menyesal ?? Mungkin.. seringkali ana bermonolg, andai bisa diulangi masa lalu, andai khilaf itu mampu aku ubah, akan aku corak lukisan yang terbaik.tapi, semua itu suatu yang mustahil~ Kerana kita cuma manusia biasa, yang ada saat jatuhnya iman, bangkitnya nafsu, lemahnya jiwa..Astaghfirullahal'azimm..Namun, teringat kata-kata seorang ustaz dalam IKIM baru-baru ini, jangan dibuang masa lalu melainkan diambil iktibar dan pengajaran daripadaNya, dan coraklah masa hadapan yang lebih baik.. insyaAllah.. Allah lebih tahu perjalanan ini.. tiada jaminan bahawa orang yang lahirnya sebagai islam akan mendapat tempat di syurga..siapapun antara kita tidak tahu bagaimana kesudahan kita kelak.. wallahu Ta'ala A'lam.
"Maka ambillah perbandingan hai orang-orang yang mempunyai mata hati” (Al Hasyr:2)
Siapa kita untuk menghukum tiap khilaf dalam diri ? Ruang kesempatan yang ada ini, dalam meniti hari perhitungan dan pertemuan denganNya, sama-sama muhasabah diri selaku insan berdosa.. taubat itulah penawarnya!
Allah Ta'ala berfirman :
"Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang melampaul batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kama berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. " (Az-Zumar: 53),
"Dan barangsiapa mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya sendiri, kemudian ia memohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi MahaPenyayang. " (An-Nisa': 110).
"Dan Dia-lah yang menerima taubat dari hamba-hamba-Nya dan memaafkan kesalahan-kesalahan dan mengetahui apa yang kamu kerjakan. " (AsySyuura: 25).
"Orang-orang yang mengevjakan kejahatan kemudian bertaubat sesudah itu dan beriman, sesungguhnya Tuhan kamu, sesudah taubat yang disertai dengan iman itu adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang "(Al-A'raaf: 153).
"Dan bertaubatlah Kamu sekalian kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. "(An- Nuur: 31).
"Maka mengapa mereka tidak bertaubat kepada Al-lah dan memohon ampun kepada-Nya? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (A1-Maa'idah: 74).
"Tidakkah mereka mengetahui, bahwasanya Allah menerima taubat dari hamba-hamba-Nya dan menerima zakat, dan bahwasanya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang?" (At- Taubah: 104).
"Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kalian kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhanmu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kama ke dalam Surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. (At-Tahriim: 8).
"Dan sesungguhnya Aku Maha Pengampun bagi orang yang bertaubat, beriman, beramal shalih, kemudian tetap dijalan yang benar. (Thaaha: 82).
'Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain daripada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. Mereka itu Balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan Syurga yang mengalir di dalamnya sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya, dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal. "(Ali Imraan: 135-136).
wallahua'lam
mok tok ayoh, adik-beradik abah bersama pengantin baru:)
baarakallahu fikum jami'an
"Hai orang-orang yang berselimut (Muhammad), bangunlah untuk solat pada malam hari, kecuali sedikit daripadanya, iaitu seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit"(Al-Muzammil: 1-3)

Assalamua'laikum pembuka bicara~
"tidak ada kematian selain kematian di dunia ini. Dan kami sekali-kali tidak akan dibangkitkan, (Ad-Dukhan:35)
Justeru, ana rasa tiba masanya, untuk ana berhenti seketika daripada menulis, memulihkan jiwa yang rapuh, izinkan ana meletakkan pengakhirannya disini.. sekiranya diizinkan Allah, ana menginginkan jiwa dan hati yang 'jadid' (baru) untuk kembali menulis..tidak terlintas di sanubari ini untuk berhenti menulis~ asiff jiddan..maafkan ana..
Allah yang lebih mengerti~ wallahua'lam
p/s:mohon sejuta kemaafan dari hati ke hati andai sepanjang penulisan ini, banyak cacat celanya, andai ada hati yang terguris..mohon maaf~~
Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendati pun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kukuh, dan jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan: "Ini adalah dari sisi Allah", dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan: "Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad)". Katakanlah: "Semuanya (datang) dari sisi Allah". Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikit pun? (An-Nisa’:78)
Hari ini sempat meluangkan masa berbual-bual panjang dengan ma. Banyak yang ma kongsikan. Kadangkala diselitkan jua kisah-kisah lama semasa kami kecil. Hehe^_^. Macam2 ada. Karenah anak ma dan abah(~_^)..namun, Alhamdulillah, berkat tangan2 ikhlas yang tidak jemu membesar dan mendidik kami inilah yang menjadikan kami hingga hari ini. Cuma, terkadang anak-anak ma dan abah yang makin kian meningkat dewasa ini yang kerap melakukan kesilapan atas tangan2 kami sendiri. Maafkan kami ma dan abah^_^. Melihat raut tua ma dan abah, kadang2 timbul rasa takut, bimbang tak dapat berbakti pada ma abah selama hayat ma dan abah. Bimbang juga usia diri ini yang tidak tahu sampai bila, atau mungkin terlebih dahulu akan pergi. Wallahua'lam~ Mudah2an masih diberi kesempatan meskipun sekejap~ameen yaAllah.Kami telah menentukan kematian di antara kamu dan Kami sekali-kali, tidak dapat dikalahkan, (Al-Waaqi’ah:60)
Katakanlah: "Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan". (Al-Jumuah:8)